Who are we?
Our Mission
Halo, nama saya Tono Saksono yang telah melakukan penelitian Kalender Islam Global (KIG) sejak tahun 2006. Sejak tahun 2016, saya mulai meneliti tentang kehadiran Fajar Shodiq. Ada belasan sensor modern yang telah saya gunakan, termasuk drone, DMSS (Digital Mobile Surveillance System), All-Sky Camera, dan webcams. Kami telah mengoleksi sekitar 2,200 data twilight dari lima benua sejak New Zealand di selatan belahan Bumi sampai ke wilayah Arctic. Koleksi data dan pemrosesan data twilight dengan memanfaatkan teknologi forensik digital yang kami kembangkan merupakan satu-satunya dan yang pertama di dunia.
Misi kami adalah memperbaiki kualitas ibadah umat Islam di seluruh dunia yang telah terperdaya oleh mitos Fajar Astronomis (saat Matahari 18 derajat di bawah ufuk) yang tidak pernah ada secara fisik. Dari 2,200 data twilight dunia ini, Fajar Shodiq ternyata baru lahir saat Matahari 12.5 derajat di bawah ufuk. Dengan kata lain, jika umat Islam menggunakan Fajar Astronomis sebagai referensi kelahirannya, maka itu jauh terlalu awal.